Bertemu dengan orang yang dibenci memang gw harus bisa bersandiwara. Mencoba tersenyum dengan ramah seolah olah tidak ada rasa benci. Kalau diajak bicara dengan orang yang gw benci, terkadang gw Cuma bisa mengeluarkan sedikit kata dan agak males kalo diajak bicara. Malah terkadang suka jutek. Itu juga sandiwara yang gw lakukan biar gak keliatan sifat bencinta. Kalo bertemu juga rasanya pengen buru buru pergi dari hadapannya. Karena itu, gw kalo udah benci sama orang tidak bisa saling berdekatan. Jangan kan berdekatan, mendengar namanya saja udah mual banget.
pengennya sih langsung frontal. Ngeluarin kebencian gw itu. Gak cukup sampai disitu gw juga pengennya numpahin kata kata yang ada dimulut gw. Biar orang yang gw benci kalo sebenarnya gw selama Cuma berpura pura baik dihadapannya. Biar mereka sadar juga kalo gw sudah mengetahui sifat mereka dari dulu. Pengen rasanya berdebat. Tapi gamau urusan perdebatan ini beralih sampai perkelahian fisik. Gw punya rasa benci dengan orang itu karna sifatnya. Lebih tepatnya gw benci karna sifatnya bukan karna orangnya. Gw tetap thinking positif seburuk-buruknya orang pasti masih punya hal baik yang belom diketahui. Tapi terkadang dari punya rasa benci dengan sifatnya lama kelamaan punya rasa benci dengan orangnya. Dan, kalo urusannya udah sampai seperti ini gw udah susah buat ngilangin rasa benci itu. Tapi satu satunya cara buat ngilangin rasa benci itu adalah gw cukup nge DC ( Delete Contact) itu pun juga kalo temenan di BBM.
sekarang untuk mengungkapkan kebencian harus di umbar di sosial media. apakah zaman sudah edan ? mengungkapkan bahkan menyindir suatu kebencian harus di umbar di sosial media. banyak saja orang-orang diluar sana yang melakukannya. seperti namanya "sosial media" diperuntukkan untuk bersosialisasi dengan orang - orang jauh. sosial media juga bisa di gunakan sebagai media kabar atas hal-hal yang telah terjadi. tapi, sekarang sosila media sudah jauh dari tujuannya. banyak kebencian yang diungkapkan dan dibalas melalui sosial media. dan tersebar di seluruh dunia. yang paling parah adalah ketika kebencian yang diungkapkan di sosial media akan mendatangkan keberanteman di dunia nyata. wahh... wahh... seharusnya hal ini tidak terjadi. tidak seharusnya kebencian diungkap melalui sosial media. dan ini ssudah penyalahgunaan sosial media. gw terkadang heran dengan orang-orang yang mengungkapkan kebenciannya di sosial media. apakah tidak ada cara yang lebih baik ? apakah sosial media kini sudah beralih fungsi ? kenapa tidak di ungkapkan secara baik-baik ? apakah hanya ingin menambah follower ? dan untuk endorsement ?

Komentar
Posting Komentar