Berawal Manis Berakhir Pahit


Lelahnya pulang sekolah, maudy disambut meriah dengan derasnya hujan. ku menatap hujan yang entah sudah berapa membasahi tanah,yang entah sudah berapa titik hujan yang berjatuhan.Hujan yang ditemanioleh kencangnya sang angin. Maudy, remaja yang baru beberapabulan ini duduk di bangku SMK favorit didaerah jakarta. sudah hampir sejam maudy menunggu hujan berhenti dan berharap ada kaka kelas atau panitia ospek yang mengajak maudy pulang bareng. karna sekolah maudy berhadapan dengan Universitas terkenal di jakarta di sekolahnya hanya ad kaka OSIS dan kaka panitia OSPEK yamg mengemos angkatannya tahun ini. Mungkin maudy bertanya tanya di dalam hatinya , "adakah orang yang akan menolong aku"? , "adakah orang yang akan mengantarkanku sampai rumah"?, "adakah orang yang ikhlas dan tulus menolong ku"?. begitulah gambaran suasana hati maudy yang tidak akan berharap bahwa keluarganya akan menjemput. karna maudy terlahir sebagai anak yang sudah sejak kecil dititipkan oleh orangtua nya ke nenek dan kakek karna kesibukan karir orangtuanya.
 
 Hampir sejam maudy menunggu hujan reda, sampai saatnya ada seorang panitia OSPEK yang kebetulan maudy di MOS oleh kaka itu. "Maudy kenapa kamu belum pulang juga?" tanya kak Sam. "hujan kak, jadi maudy harus nunggu hujan reda tapi sekarang maudy pengen pulang kok naik angkot kok?"maudy menjawab. "oh kalo begitu pulang bareng kaka saja, rumah kamu di rawa gajahkan, kaka pulang lewat situ kok"tawar kak sam. "iya deh kak makasih bnyk yah"maudy meng iyakan. ketika maudy ingin menaik mobil berwarna silver kak sam entah ada angin apa kak sam membuka kan pintu mobilnya untuk maudy. sepanjang perjalanan menuju rumah maudy, maudy dan sam asyik berbincang bincang tentang kegiatannya sehari hari. saat sedang asyiknya berbincang bincang tiba tiba mobilnya sam hampir menabrak seorang pengendara motor yang mengerem mendadaak karna situasi jalanan sedang macet. hal ini membuat maudy kaget dan langusng ditenangkan oleh sam "maudy kamu gapapa kan?" tanya kak sam (sambil mengelus pundak maudy). "iya gapapa kak" jwb maudy. takterasa waktu berjalan, maudy sudah sampai di depan gang rumahnya. lalu mudy pun berterima ksih kepada kak sam dan kak sam akhirnya pergi menuju pulang ke rumahnya juga.

 Sesampainya di rumah mauudy yang langit hampir sore, maudy merasa ada yang aneh dalam hatinya. maudy terus memikirnya sam secara tiba tiba. maudy langsung saja menginvite pin BBM sam, ya disaat perjalanan pulang maudy dan  sam saling meminta pin BBM. sejam setelah maudy menginvite, sam langsung menerima permintaan invite tanya itu. pada malam hari mereka berdua saling menge chat hingga tak disangka sangka  sam ingin mengajak maudy makan di sebuah restorant yang live musiik. dengan senang hati maudy menerima ajakan itu. Besok hari nya maudy di gerbang sekolah dan kebetulan satu gerbang dengan kampus sam, mereka berdua saling bertemu, dan saling bersapa. Bel sekolah pun berbunyi, tetapi hujan kembali turun dengan deras. tetapi maudy dan sam langsung saja menuju keparkiran mobil yang terletak di belakang kampus sam. sam langsung saja membuka jaketnya untuk memayungi maudy agar maudy tidak kebasahan. sam tahu persis kondisi kesehatan maudy yang baru saja sembuh karna di kening maudy mengalami pendarahan.

Sesampainya di restauran, sam menyatakan perasaan sayang,cinta, dan tulus yang dialaminya sejak sam bertemu maudy saat MOS. begitupun maudy. tidak lama direstaurant mereka pulang karna masih banyak tugas yang harus mereka kerjakan. Disaat perjalanan pulang, maudy merasa bahwa maudy merasa diperhatikan sekali dengan sam.thampir tiap malam sam menelpon maudy, menanyakan kondisi maudy. sesampainya maudy dirumah maudy ingin sekali memiliki sam sepenuhnya.  tetapi maudy tidak terlalu berharap dengan hal itu, maudy takut jika harapannya itu bertepuk sebelah tangan. Dan maudy pun harus mengerjakan tugas tugasnya karna banyak yang dikasih deadline.


Disekolah maudy tiba tiba merasakan ada hal yang gak enak tentang sam. hatinya menggebu gebu tak karuan. entah ada hal apa nanti yang tak karuan . ditambah lagi dengan suasana hujan yang tidak terlalu deras dan membuat maudy tidak focus dengan pelajarannya yang terakhir. Tiba tiba ada seorang mahasiswi yang tergabung dalam panitia OSPEK dan anak OSIS yang mengabarkan baru terjadi sebuah kecelakaan motor yang menewaskan 1 orang yaitu si pengendara motor itu sendiri. namun belom diketahui identitas korban tersebut. Disinilah hati maudy menjadi was was tak karuan."ada apa ini?", "apa yang terjadi dengan hatiku ini?","mengapa aku merasakan hal yang seperti ini?", Maudy bertanya Tanya dengan dirinya. Maudy pun langsung menelpon dan menge chat sam untuk mengetahui keadaan sam. hampir 20 menit sam tidak membaca dan dang mengangkat telfonan maudy. Keadaan seperti ini yang membuat maudy menjadi resah.


 Ketika tiba saatnya ada 3 orang polisi yang mendatangi kampus dan ingin menemui rektor kampus. setelah beberapa saat akhirnya terjadilah sebuah insiden yang tak terduga duga. korban kecelakaan yang menewaskan satu pengendara motor itu adalah "SAM". pemberitaan ini membuat dosen, teman kampus, dan yang lain lainnya menjadi geger. Sampai sampai berita ini sudah sampai terdengar ke telinga maudy. maudy dan yang lainnya berbondong bondong langsung menuju ke TKP. maudy tak percaHingga ya dengan ini semua. saat maudy sampai ke TKP sam sudah tidak diselamatkan lagi nyawanya. maudy hampirsaja ingin pingsan tak berdaya. jenazah sam pun langsung dibawa ke rumah sakit terdekat dan langsung diberitahukan kepada orang tuanya. Hingga acara pemakaman pun maudy turut mengikuti.   

Setelah sebulan maudy ditinggal oleh sam , maudy menatap musim hujan yang sangat panjang pada tahun ini. maudy melihat hujan dari jendela kamarnya. di musim hujan kali ini sangat berbeda sekali dari tahun yang sebelum sebelumnya. Mulai bertemunya sam di musim hujan, diantarkan pulang oleh sam, berpayungan dengan sam, makan direstaurant live music dimusim hujan, dan terjadinya kecelakaan yang terjadi pada sam. hanya 2 minggu saja maudy mengenal sosok sam. pertemuan singkat ini hanya menyimpan sedikit memori kenangan yang mungkin tak bisa dilupakan. Hari pun sudaah hampir sore, maudy menikmati derasnya hujan sambil menikmati coffe dan mendengarkan lagu lagu sendu, sungguh aku rindu dirimu, dirimu yang membuat pertemuan singkat ini. 

Komentar